by

Gandeng Pengacara Machi Achmad, S.H, Ayu Jasmine Sambangi Polres JakBar

-Berita-80 views

Jakarta, Forwannews.com |  Ayu Jasmine didampingi kuasa hukumnya Machi Achmad, S.H.,M.H. pada hari Kamis (04/06/2020) siang mendatangi Polres Jakarta Barat. Kedatangan Ayu ini guna klarifikasi laporannya terhadap seseorang yang diduga telah mencemarkan nama baiknya beberapa waktu lalu.

“Tadi kami diperiksa ada 15 pertanyaan, sementara dimajukan pasal 27 ayat 3 dahulu nanti ada pengembangan apakah ada kemungkinan penambahan pasal baru yakni pasal 36 dimana adanya kerugian di dalam penghasilan”, ujar Machi Achmad kuasa hukum Ayu usai dimintai keterangan oleh penyidik.

“Tabap ini masih tahap klarifikasi dari laporan kami yang di Polda dimana pada tanggal 27 lalu kami melaporkan pasal 27 ayat 3 UUITE yang mencemarkan nama baik klien kami Ayu Jasmine”, tambah Machi Achmad yang juga Pengacara Selebritis ini.

Di kesempatan yang sama Ayu juga memaparkan ihwal pelaporannya tersebut.

“Pencemaran nama baik berupa DM (Direct Masssage) yang berupa hasutan ke pihak – pihak yang bekerjasama dengan saya kalau saya gimana – gimana gitu supaya pihak – pihak yang bekerjasama dengan saya, supaya pihak – pihak tersebut tidak mau bekerjasama dengan saya lagi”, papar Ayu.

“Intinya mengatakan kalau saya itu bukan perempuan yang baik – baik, jangan kerjasama karena nggak ada untungnya”, imbuhnya lagi.

“Patut ditambahkan disini bahwa kami melaporkan sebuah akun yang tidak bertanggung jawab, dimana dia menyampaikan klien kami ini seorang wanita yang tidak benar. Maka dari itu kami melaporkan akun yang diduga mencemarkan nama baik dan menghina klien kami”, sambung Machi.

Machi juga mengatakan motif yang dilakukan oleh terduga. “Saya menduga bahwa motif dibalik itu adalah menjatuhkan nama baik klien kami. Dan dia memberikan info – info kepada rekan – rekan bisnis klien kami”.

“Intinya supaya saya sepi job itu motifnya apalagi saya imagenya sebagai Miss Tourism nih ada yang nyinyirin kalau kita tidak klarifikasi orang akan menganggap itu benar”, tegas Ayu.

Machi juga mengatakan bahwa pihaknya sudah memberikan informasi – informasi dan bukti – bukti yang terkait seperti orang – orang yang diduga mencemarkan nama baik kliennya.

“Itu sudah kami berikan kepada penyelidik Polres Jakarta Barat ancamannya 4 tahun penjara dan denda 750 juta rupiah”, cetus Machi.

Machi pun memaparkan bahwa akun – akun tersebut anonim tapi dari team penyidik akan mengecek dari akun – akun tersebut terhadap bukti – bukti yang pihaknya sampaikan.

“Kami harapkan kepada pihak – pihak yang merasa mencemarkan nama baik klien kami untuk segera hadir saat nanti dipanggil atau mendatangi kami agar kita duduk bersama apakah ada titik temu atau tidak. Tapi sudah menjadi laporan berkooperatif lah. Agar tindak pidana ini menjadi terang benderang”, harap Machi.

“Sebelumnya klien kami sudah mendatangi para terduga tapi tidak berkooperatif untuk menyelesaikan secara kekeluargaan”, kata Machi.

“Malah jadi tuduh – tuduhan, malah terduga – terduga ini terkesan pecundang melarikan diri”, tambah Ayu.

“Kedepan team penyelidik Polres Jakbar akan memanggil saksi – saksi dari pelapor dan mensingkronkan dengan bukti – bukti yang ada”, terang Machi.

“Harapan saya kooperatiflah supaya kasus ini terang benderang kalau tidak mau datang ya kita perpanjang terus”, pungkas Ayu.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed